1. Pertumbuhan adalah suatu peristiwa perubahan secara biologi pada makhluk hidup, yang
berupa perubahan ukuran
yang bersifat irreversibel, yang berarti tidak bisa berubah
kembali ke bentuk semula (asalnya).
2. Perkembangan adalah proses menuju ke arah tercapainya kedewasaan, perkembangan
tidak dapat diukur seperti
pertumbuhan, maka tidak bisa dinyatakan secara kuantitatif,
melainkan secara kualitatif.
3. Metamorfosis merupakan
proses perubahan bentuk baik struktur maupun fungsi organorgan
tubuh makhluk hidup.
Metamorfosis dibagi
menjadi tiga:
- Ametabola
- Hemimetabola
- Holometabola
4. Metagenesis adalah
pergantian keturunan yang biasanya terjadi pada tumbuhan berspora
seperti lumut dan paku.
5. Faktor-faktor yang memengaruhi
keturunan seperti: gen, lingkungan dan zat tumbuh.
6. Metagenesis
adalah pergantian keturunan, yang biasanya terjadi pada tumbuhan yang
berspora, di mana
generasi yang berreproduksi secara seksual diganti dengan generasi yang
berreproduksi secara aseuksual.
Tumbuhan yang mengalami metagenesis yang dapat diamati dengan jelas ialah pada
tumbuhan lumut dan paku. Lumut dan paku sama-sama memiliki generasi seksual
yang disebut generasi gametofit dan generasi aseksual yang disebut generasi
sporofit pada tumbuhan lumut. Lumut yang kita lihat sehari-hari merupakan
generasi seksual (generatif) yang disebut gametofir, sedang generasi
sporofitnya kecil, yang masih menumpang pada generasi gametofitnya.
7. Semua makhluk
hidup mempunyai ciri-ciri tumbuh dan berkembang. Tumbuh ialah
bertambahnya ukuran
tubuhnya, baik panjang/tinggi maupun beratnya. Makhluk hidup yang
mengalami
pertumbuhan ukuran tubuhnya tidak bisa kembali ke ukuran semula. Jadi,
pertumbuhan
bersifat irreversible. Perkembangan makhluk hidup merupakan proses
menuju
kedewasaan atau kematangan seluruh
organ tubuh.
8. Organ-organ pada
tumbuhan terdiri dari beberapa jaringan yaitu: jaringan meristem,
jaringan parenkim,
jaringan epidermis, jaringan klorentim, jaringan kolenkim, jaringan
sklerenkiim, jaringan xilem, dan
jaringan floem.
9. Jaringan
meristem merupakan jaringan yang tersusun dari sel-sel yang masih muda dan
bersifat selalu
membelah diri. Jaringan ini kita jumpai pada ujung batang, ujung akar, dan pada
kambium. Jaringan
inilah yang menyebabkan tumbuhan menjadi lebih tinggi dan besar, dan
akar semakin panjang.
10. Salah satu hormone
tumbuhan adalah auksin, Zat tumbuh ini terletak di ujung batang. Auksin berfungsi
melangsungkan perpanjangan sel, melangsungkan titik tumbuh, melangsungkan
pembentukan buah dan pertumbuhan akar.
1. Tahap-tahap
pertumbuhan dan perkembangan manusia dibedakan menjadi dua, yaitu
masa pembuahan
sampai lahir dan masa setelah lahir.
2. Proses pembuahan
sampai janin akan lahir terjadi di dalam rahim (kandungan) ibu. Tahap
pertumbuhan manusia
di dalam rahim, yaitu pembuahan - zigot - embrio - janin.
3. Masa setelah
lahir, manusia akan mengalami tahap-tahap perkembangan mulai dari masa
anak-anak, remaja,
dewasa, dan manula.
4. Masa anak-anak
dimulai dari bayi lahir sampai menjelang remaja. Pada masa anakanak
terjadi
perkembangan belajar dan hidup di tengah orang lain.
5. Masa remaja
merupakan pertumbuhan dan perkembangan manusia yang mengalami
pubertas. Masa
pubertas akan ditandai dengan adanya tanda-tanda seks sekunder pada
laki-laki dan
perempuan. Remaja perempuan akan mengalami menstruasi.
6. Masa dewasa
ditandai dengan kemampuan laki-laki dan perempuan menghasilkan selsel
kelamin.
7. Masa manula
ditandai dengan melemahnya atau berkurangnya kemampuan organ-organ
tubuh. Pada
perempuan, ditandai dengan menopause
1. Alat gerak pada
manusia ada dua macam:
- alat gerak pasif
- alat gerak aktif
2. Berdasarkan
susunan tulang pada manusia ada dua yaitu:
- tulang rawan
- tulang sejati
3. Fungsi kerangka
yaitu menegakkan berdirinya badan, pelindung bagian yang penting
(otak, mata,
jantung, usus dan lain-lain)
4. Berdasarkan
susunannya tulang keras dibagi dua: tulang kompak dan tulang spons.
5. Tulang penyusun
kerangka antara lain: tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang
gelang panggul, dan
tulang gelang bahu
6. Tulang rusuk
terdiri dari: 7 pasang tulang rusuk, 3 pasang tulang rusuk palsu, 2 pasang
tulang rusuk
melayang.
7. Anggota gerak
ada dua: anggota gerak atas dan anggota gerak bawah.